Mengapa Kita Harus Bersyukur? #1 Menyadari Takdir

by | Kecerdasan Spiritual

“Damn! Aku Sial Banget hari ini!”

Hey Guys! Masih ada kah diantara kalian yang mengucapkan kata-kata di atas?

Hmmmmm, mungkin ada yang perlu diluruskan disini guys. Entah kita sadari atau tidak, kehidupan ini memang sejatinya dipenuhi problematika. Tak hanya kamu, orang lain juga merasakan tantangan dan kesulitan yang sama, hanya dalam bentuk yang berbeda. Sesungguhnya kita ini hanyalah melakoni serentetan takdir yang memang sudah digariskan oleh Yang Maha Kuasa. Yang namanya takdir tentu ada suka duka, ada bagian yang baik ada bagian yang buruk, ada kebahagiaan ada musibah. Kita tidak bisa memilih, mau takdir yang mana.

Menjalani Hidup = Menjalani Takdir

Takdir merupakan misteri, kita bisa jadi merencanakan segala sesuatu dengan baik, namun pada akhirnya Takdir bisa jadi berkata lain. Yang mesti kita sadari adalah kita tidak bisa menolak takdir yang telah digariskan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Namun yang perlu kita pahami adalah takdir tak bisa dirubah, sehingga kitalah yang harus berusaha menyikapinya dengan baik. Kita harus mampu beradaptasi dengan baik dengan segala situasi dan kondisi baik itu menyenangkan ataupun menyedihkan. Ada sebuah pepatah Jawa Ojo keliwat Seneng yen lagi Bungah, Ojo keliwat Sambat yen lagi Susah. Artinya Jangan terlalu senang jika sedang mendapat kebahagiaan, dan jangan terlalu kecewa atau banyak mengeluh jika ditimpa kemalangan. Berusahalah menyikapi segala sesuatu dengan positif, kembalikan semuanya kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Mengeluh Menghancurkan Harimu

Jika anda mengeluh hari ini, anda akan kehilangan seluruh energi positif anda. Energi anda akan terkuras dan berubah menjadi hormon kemarahan, kekecewaan, kesedihan. Namun jika anda berusaha tetap positif, anda bisa mengalokasikan energi tersebut untuk hal-hal lain yang lebih bermanfaat. Ingat Semuanya Takdir! Percuma mengeluh kita tak akan dapat mengubahnya! Percuma menyesal, semua telah terjadi! Mari kita terus berusaha menatap masa depan, memperbaiki kesalahan-kesalahan sebelumnya, membuka lembaran baru yang lebih baik. Jangan larut dalam kekecewaan dan penyesalan, karena itu adalah penghalang diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Semua orang mengalami permasalahan hidup, hanya saja sebagian mampu menghadapinya dengan baik, kuat mental, dan tegar sedangkan sebagian yang lain berputus asa, mengeluh, dan menyerah. Sekarang tinggal pilihanmu, kamu mau jadi tipe yang mana?

 

Stop Mengeluh!

Karena Mengeluh dapat Mengakibatkan damage pada jiwamu!

3 Comments

  1. Annisa Nadhira

    Menurutku untuk kita menarik nafas (hemmmm,,,ahhhhhh) untuk mengeluh dengan apa yang kita alami itu wajar karena kita hanya manusia biasa. Tapi semoga kita/aku pribadi tidak larut dalam suasana seperti itu,kembali lagi disaat saya mengalami sesuatu selalu ada Allah buat saya dan saya tidak seorang diri.

    Reply
    • admin

      Aamiin Kakak. Tetap Semangat dan Positif ya Kak!

      Reply
  2. Adi brata

    Sejujur nya tidak ingin mengeluh, karena sudah banyak tak terhitung yg sudah Allah berikan kenikmatan.
    Tapi justru dengan mengeluh, itu menjadi reminder untuk saya menyadari ada hal yang salah dan hal tidak baik yg sudah sy perbuat.
    Dan mengeluh itu justru tanda jika kita ini hanya manusia belaka yg masih ada perasaan dan jiwa., jadi mengeluh utk pengingat sih tdk apa2 menurut saya.
    Saya yakin, setiap orang pasti akan bilang “mengeluh itu hal buruk”!
    BETUL SEKALI, definetely!
    Alangkah baik nya sih kita tdk mengeluh, karena dengan tidak mengeluh, itu sudah sebagian jalan meyakini bahwa Allah SWT sudah menjamin semua nya..
    Good n relate article!

    Reply

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *